Profil Desa Sadan

Desa Sadan, adalah desa yang diapit oleh Bukit Barisan dan Gunung Dempo. Berada pada ketinggihan 710 meter dari permukaan laut dan di wilayah pegunungan membuat suhu di desa ini dingin. Berjarak ± 5 Km dari Kecamatan Jarai dan

Bimbingan Gratis PSP3 Desa Sadan

Kehadiran kami di Desa Sadan Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan ini mungkin masyarakat menganggap kami ini sebagai mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). DImana biasanya

Perkenalan dengan Kadispora Lahat yang Baru

Ki-Ka: Zainul Idham, S.Pd, Drs. Sutoko,M.si, Bapak Hartawan, Kabid Program Dispora, Paulus Ricky Soegito

Produksi Kripik Singkong KUBE Ibu Mandiri

Dalam produksi kali ini singkong yang kami buat sebanyak 25 Kg. Proses yang dilakukan hampir sama proses pada awal kami buat. Namun yang beda pada proses pengirisan (perajangan singkong). Pada perajangan kali ini lebih berhati-hati dalam memotong, agar tidak terlalu tebal, tidak terlalu tipis.

Pembentukan KUBE Ibu Mandiri Sadan

Dalam pertemuan itu, awalnya kami perkenalkan nama kami selaku PSP3 dan juga maksud dan tujuan kami datang ke desa Sadan, desa mereka, dengan lama waktu dua tahun. Mereka sangat antusias dan welcome atas kehadiran kami. Kemudian alur dari pertemuan itu kami lanjutkan dengan memetakan potensi alam yang ada,

Sabtu, 10 Mei 2014

PRAKTIK PEMBUATAN KRIPIK SINGKONG PERTAMA

PRAKTIK PEMBUATAN KRIPIK SINGKONG PERTAMA


Sebagai tindak lanjut dari terbentuk kelompok, dimana telah disepakati untuk mengembangkan usaha kripik singkong, maka yang dilakukan kelompok adalah praktik membuat kripik singkong. Praktik dilakukan pada tanggal 27 September 2013 di balai Desa Sadan.

Pada praktik perdana ini, langkah-langkah (cara) yang dilakukan berdasarkan pengetahuan masing- masing tentang membuat kripik. Alat Yang digunakanpun masih manual.










Modal awal yang digunakan untuk praktik ini berasal dari gotong royong antar anggota. Ada yang membawa Singkongnya, ada yang membawa bumbunya, serta alat-alat perlengkapannya.

Singkong sebagai bahan dasar kripik pada praktik ini yang digunakan sebanyak 10 Kg. Pemotongannya (perajangan) dengan menggunakan pisau. ALhasil, potongan yang dihasilkan ketebalannya tidak sama, ada yang terlalu tebal, ada yang sedang, juga ada yang terlalu tipis sehingga hancur saat di Goreng.
Hasil Irirsan, ketebalannya tidak sama

Setelah dirajang, kemudian dicuci dan di rendam dengan air kapur selama 20 Menit. kemudian di cuci kembali dan di tiriskan.  baru kemudian di goreng.

Sambil menanti proses penggorengan yang memakan waktu paling lama dalam pembuatan kripik singkong ini, kelompok meracik bumbu yang akan mereka buat. Bumbu Pedas Manis. Setelah proses penggorengan selesai, kemudian bumbu ditumis, hingga mengeluarkan aroma yang harum. Setelah itu api kompor dimatikan, dan kripik yang telah digoreng tadi dicampur dengan bumbu di atas wajan yang masih panas. Diaduk secara perlahan agar kripik tidak hancur.

Mateng Dah kripiknya... kripik yang sudah mateng kemudian dibagi-bagikan ke masing-masing kelompok.

Kemudian kripik yang telah jadi kami evaluasi, hasilnya:
1. Kripik ada yang renyah, ada yang keras. Ini dikarenakan pada proses pengirisan yang tidak sama ketebalannya.
2. Bumbu pada kripik tidak merata.
3. Kripik yang dihasilkan hancur, disebabkan karena pada proses pencampumran Bumbu.

Dari evaluasi yang dami dapatkan, hasil evaluasi kami itu kami bawa ke rapat evaluasi anggota.

Pengurus KUBE Ibu Mandiri




Foto Bersama PSP3 Sadan Dengan semua pengurus KUBE IBU Mandiri
 SUSUNAN PENGURUS
Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
“IBU MANDIRI SADAN”
 
Ketua             :   Yumili Tita Apriani
Sekretaris        :   Asti
Bendahara      :   Suwarti
Anggota         :  

 -Listri      
 - Siliana
- Lili       
- Susni
-Lestara       
- Surita
-Miri        
- Lesta
-Khomsiyah       
- Yeni
-Meri       

 - Neri

Kamis, 08 Mei 2014

KRONOLOGIS PEMBENTUKAN KUBE IBU MANDIRI SADAN

Kelompok Usaha Bersama “ Ibu Mandiri Sadan”  merupakan sebuah kelompok usaha bentukan  dan binaan  kami dari Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaaan (PSP3) yang ada di desa Sadan  yaitu, Qosim, S.Pd . Kelompok ini bermula pada hari Selasa, 24 September 2013,  seminggu setelah kita tinggal di desa Sadan,  kita mengadakan pertemuan dengan para ibu-ibu yang ada di dusun I desa Sadan. Ibu-ibu  yang  ikut dalam pertemuan itu, adalah mereka yang hanya mempunyai mata pencaharian tahunan dari hasil kopi, sementara, jika bukan musim panen, mereka menganggur, hanya menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT).

Rapat pembentukan kelompok dan rencana usaha di Rumah Kepala Desa Yudiansyah Manarus


Rapat pembentukan kelompok dan rencana usaha di Rumah Kepala Desa Yudiansyah Manarus


Qosim, S.Pd sedang memperkenalkan diri di hadapan Ibu-Ibu

Dalam pertemuan itu, awalnya kami perkenalkan nama kami selaku PSP3 dan juga maksud dan tujuan kami datang ke desa Sadan, desa mereka, dengan lama waktu dua tahun. Mereka sangat antusias dan welcome atas kehadiran kami. Kemudian alur dari pertemuan itu kami lanjutkan dengan memetakan potensi  alam yang ada, mereka kemudian menyebutkan tiga potensi dan cara mengelolanya:
1.    Kakau, atau coklat. Di desa Sadan ini hasil pertanian terbesar kedua adalah Kakau. Mereka menginginkan  untuk mengolahnya untuk menjadi bubuk coklat. Akan tetapi, cara dan alatnya mereka masih belum faham, sehingga opsi ini tidak mereka sepakati untuk di jadikan usaha.
2.    Kopi. Usaha yang paling simpel dan gampang dari usaha kopi adalah penyedian jasa mesin penghalus kopi menjadi bubuk.  Hal ini dirasa sangat berat dan sudah banyak ada di desa Sadan, serta penghasilannya yang sedikit tergantung dari musim kopi.
3.    Singkong. Dengan bahan mentah yang banyak tersedia oleh alam serta harganya yang masih murah, singkong bisa dikembangkan menjadi kripik singkong. Dimana usaha kripik singkong di Kecamatan Jarai ini masih langka.



Qosim, S.Pd sedang memimpin jalannya rapat


Dari ketiga potensi yang ada, mereka kemudian memilih untuk mengelola singkong menjadi Kripik. Dibentuklah struktur organisasi kelembagaan  yang anggotanya terdiri dari lima belas orang, dari ibu-ibu yang hadir. Kelompok usaha tersebut sepakat diberi nama sebagai  “KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) ‘IBU MANDIRI SADAN’”. 



Selanjutnya kelompok ini kemudian melakukan kegiatan produksi kripik singkong yang berkelanjutan, setiap minggu melakukan produksi. Selain untuk memperoleh laba, kegiatan produksi ini bertujuan untuk mencari cara yang ideal, termasuk rasa yang nikmat dan kemasan yang minimalis sehingga memperoleh laba yang besar. (qpl)

Senin, 24 Maret 2014

PROFIL DESA

Desa Sadan, adalah desa yang diapit oleh Bukit Barisan dan Gunung Dempo. Berada pada ketinggihan 710 meter dari permukaan laut dan di wilayah pegunungan membuat suhu di desa ini dingin. Berjarak  ± 5 Km dari Kecamatan Jarai dan ± 78 Km dari kabupaten Lahat. Bentuk desa Sadan ini memanjang, mengikuti jalan Lintas Bengkulu – Pagar ALam yang membagi desa Sadan menjadi dua bagian.  Desa Sadan ini dibagian timur berbatasan dengan Desa Penantian, bagian barat dibatasi oleh desa Bandu Agung, sebelah utara di batasi oleh Bukit Barisan dan di sebelah selatan dibatasi oleh Gunung Dempo.

Berdasarkan dari dinas kependudukan pada tahun 2013, desa ini memiliki sebanyak 1706 jiwa, yang terdiri dari 885 laki-laki dan 821 perempuan.

Dalam bidang ekonomi, seperti kondisi desa pada umumnya, masyarakat desa Sadan  mata pencahariannya adalah petani dan pekebun. Komoditas pertanian adalah padi (persawahan) dan tanaman holtikultura. Sedangkan komoditas perkebunan yang paling dominan adalah kopi dan cokelat (kakau).


Mantan Ibu Kades, Yudiansyah Manarus (Mantan Kadess), Qosim (PSP3), Mirhan Suhadi (Kades) serta Ibu Kades. (Kiri ke kanan)

Dalam bidang pemerintahan di desa Sadan ini masih belum optimal. Ini bisa dilihat dari Kantor Kepala desa (balai) yang selalu kosong setiap hari, perangkat desa tidak ada yang mengantor, mengantornya hanya jika ada rapat desa. Hal yang seperti ini masih lumrah dan banyak terjadi di desa-desa lain di kabupaten Lahat. Dalam penyelenggaraan administrasi, masyarakat masih mengurus ke Rumah Sekdes, Pak Misran. Namun, sampai saat ini masih belum ada kendala dalam bidang administrasi. Desa Sadan ini sekarang di bagi menjadi empat dusun: Dusun I, Dusun II, Dusun III, dan Dusun IV. Adanya empat dusun itu adalah pembaharuan dari 3 dusun pada dulunya: Tanjung Baru, Sadan, dan Tanjung Petung.

Dalam bidang Pendidikan, kesadaran masyarakat masih kurang. Hal ini dapat dilihat dari masih minimnya lulusan sarjana. Juga, di desa ini lembaga pendidikan Sekolah Dasar hanya ada satu, Pendidikan PAUD, TK, SMP dan SMA masih keluar desa untuk menempuhnya.

Selasa, 04 Juni 2013

Laporan Kegiatan PSP3 Bulan Januari 2014




Laporan Kegiatan PSP3 Bulan Januari 2014 bisa di download DISINI

Senin, 03 Juni 2013

Laporan Bulan Nopember 2013




Lopran bulan Nopember 2013 bisa di klik disini:
Laporan Bulan Nopember 2013

Kegiatan PSP3 Sadan Bulan November 2013



RINCIAN KEGIATAN  HARIAN PSP3 DESA SADAN
BULAN NOVEMBER 2013


Proses pengemasan kripik singkong

Pemasaran Kripik Singkong ke warung-warung

Gotong royong membuat pagar Mushola Al-Fath



Hari, Tanggal
Jenis kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Hasil yang dicapai
Hambatan
Jumat, 1
Menyusun Laporan
Menyusun laporan bulan Oktober
Laporan Selesai
Tidak ada
Sabtu, 2
Menyusun Laporan
Minggu, 3
Rapat koordinasi dan penyampaian Laporan
Rapat ini dilaksanakan di kontrakan cewek PSP3 Pagar Alam, pada jam 09.00 WIB. Dihadiri oleh:
Ketua Tim Asistensi Sumatera Selatan dan Ketua Purna PSP3 Sumatera Selatan, Ahmad Zuhdi.
Membahas tentang: sistematika penyusunan laporan bulanan, pengisian quisioner, dan sharing tentang kondisi peserta PSP3 di masing-masing penempatan.
Senin, 4
Memperingati tahun baru Islam 1435 Hijriyah
Bertempat di Mushola Al-Fath, dilaksanakan setelah sholat isyak, menghadirkan penceramah yang berasal dari Pagar Alam, Ust. Kholiq
Penceramah (Narasumber) menjelaskan tentang pentingnya menggunakan usia untuk kebaikan, dan hikmah memperingati Tahun Baru Islam.
Selasa, 5
Melakukan Kegiatan harian
Mengantor di Balai Desa, Bimbel dan mengajar ngaji
Kegiatan harian berjalan lancar.
Rabu, 6
Produksi Kripik Singkong
Kegiatan dilakukan pada malam hari setelah maghrib, yang dilakukan hanya proses pemotongan saja, baru kemudian di rendam
Singkong yang dipotong sebanyak 60 Kg
Proses pemotongan berlangsung lama dikarenakan mesin yang pakai kelompk hanya 1 dan kebanyakan kelompok menganggur.
Kamis, 7
Proses penggorengan dan pengemasan kripik singkong.
Produksi penghasilkan sebanyak 15 Pak kripik, tiap pak berisi 40 bungkus.
Proses penggorengan memakan waktu yang sangat lama, dikarenakan masih kurangnya kompor besar dan alat penggorengann. Juga, kripik yang dihasilkan masih hancur dan agak keras.
Jumat, 8
Pemasaran Kripik
Pemasaran kami lakukan dengan dengan memanfaatkan tenaga pemuda desa ke beberapa toko
Ada 14 toko (warung) yang kami titipi sebagai lanjutan dari titipan produksi yang kemarin.
Kripik masih kami titipkan, masih sedikit yang membayar secara tunai, sehingga modal masih mengendap.
Sabtu, 9
Berkunjung Ke Desa Aromantai
Mengunjungi  peserta PSP3, Yopie Arifma.
Sharing program
Tidak ada
Minggu, 10
LIBUR
Senin, 11
Melakukan Kegiatan harian
Mengantor di Balai Desa, Bimbel dan mengajar ngaji
Kegiatan harian berjalan lancar.
Tidak ada
Selasa, 12
Rabu, 13
Kamis, 14
Rapat  Evaluasi dengan Anggota KUBE IBU MANDIRI SADAN
Rapat dilaksanakan pada setelah maghrib,  dari 12 Anggota 11 anggota yang hadir. Membahas tentang: Modal usaha kelompok, bentuk kemasan, kekompakan kelompok, jadwal produksi, rencana usaha.
Hasil Rapat
(terlampir)

Jumat, 15
Melakukan Kegiatan harian
Mengantor di Balai Desa, Bimbel dan mengajar ngaji
Kegiatan harian berjalan lancar.
Tidak ada
Sabtu, 16
Berkunjung Ke Desa Pagar Dewa
Mengunjungi  peserta PSP3, Rizki Al-kharim dan Achmad Nidlomuddin
Sharing program
Tidak ada
Ahad, 17
LIBUR
Senin, 18
Produksi Kripik Singkong
Kegiatan dilakukan pada malam hari setelah maghrib, yang dilakukan hanya proses pemotongan saja, baru kemudian di rendam
Singkong yang dipotong sebanyak 20 Kg
-     Proses produksi memakan waktu yang lama dikarenakan: wajan masih kecil, kompor masih kecil, serta minyak yang sedikit.
-     Biaya untuk produksi hampir sama  dengan hasil produksi (RUGI)

Selasa, 19
Proses penggorengan dan pengemasan kripik singkong.
Produksi penghasilkan sebanyak 20 Pak kripik, tiap pak berisi 20 bungkus.
Rabu, 20
Pemasaran Kripik Singkong
Pemasaran kami lakukan dengan dengan memanfaatkan tenaga pemuda desa ke beberapa toko
Ada 21 toko (warung) yang datangi, tapi yang mengambil dan kami titipi hanya 12 toko, yang lain masih ada, ada juga yang tidak mengambil karena masih ada dan ada kripik singkong dari lain tempat yang isinya lebih banyak dan lebih renyah
Kemasan Kripik yang kita miliki agak keras, kemasannya juga kurang menarik serta isinya yang sedikit. Sehingga sulit laku.


Kamis, 21
Melakukan Kegiatan harian
Mengantor di Balai Desa, Bimbel dan mengajar ngaji
Kegiatan harian berjalan lancar.
Tidak ada


Jumat, 22
Gotong Royong membuat Pagar Mushola Al-fath
Membuat pagar dari bambu, di buat mengelilingi  mushola Al-fath
Mushola terpagari, sehingga aman dari anjing dan hewan lain, terjaga kebersihannya.
Sabtu, 23
Membeli perlengkapan produksi
Bersama Pendamping PSP3, Mizzi Ariani, Membeli Bumbu Balado kering di Pagar Alam
Bumbu Balado kering harganya ¼ kg harganya 15 ribu.
Minggu, 24
LIBUR
Senin, 25
Membeli kompor besar
Bersama pendamping, membeli kompor 2 buah merk Rinnai TR-289RI
Harga 2 kompor Rp. 900.000
Pembelian kompor masih menggunkan uang pribadi peserta PSp3 guna memperlancar dan menimimalisir ongkos produksi

Selasa, 26
Produksi Kripik Singkong
Produksi pada hari ini hanya  sehari dan berlangsung cepat.
Dengan memproduksi sebanyak 20 Kg, di buat dari jam 7.30- 13.00. Produksi sangat cepat, karena memakai kompor yang besar. Dan juga modal usaha yang dikeluarkan sangat kecil.  Hasil produksi 8 Pak, isi 40 Bungkus
Tidak ada
Rabu, 27
Ke Dispora Lahat
Bersama pendamping, Ke Dispora lahat.
Memproleh informasi bahwa tanggal 29 Nopember, dispora provinsi akan datang dan PSP3 se Sumsel di perintahkan untuk kumpul di Pagar Alam.

Kamis, 28
Pemasaran Kripik Singkong
Pemasaran kami lakukan dengan dengan memanfaatkan tenaga pemuda desa ke beberapa toko
Kripik yang kami titipkan tanggal 20, masih ada.
Kripik tanggal 20 tidak laris terjual karena memang kemasannya tidak menarik dan masih banyak kemasannya yang terbuka karena dalam pengemasannya kurang bagus.
Jumat, 29
Pertemuan dengan Dispora Sumsel
Dilaksanakan di kontrakan Psp3 cewek pada jam 09.00-12.00.
Kegiatan: mengisi kuisioner, diskusi tentang permsalahan PSP3 Sumsel

Tidak ada
Sabtu, 30
Rapat bulanan PSPp3 Lahat
Dilaksanakan di Desa Tanjung Agung kec. Suka Merindu, dihadiri oleh 10 PSP3, 1 tidak hadir karena sakit.
Membahas tentang:
-     Sosialisasi pendamping PSP3
-     Mekanisme penyusunan laporan bulanan
-     Proposal Sarana olahraga
-     Legalitas PSP3 lahat
-     Pembuatan nameboard
-     Solidaritas untuk Muslimin (ibunya meninggal)
-     Pertemuan kedepannya.
Peserta banyak yang terlambat